Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gudang Rokok Ilegal di Jalur Lintas Kalimantan Sintang Disorot, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

Kalbarfakta.com | SINTANG – Keberadaan sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan rokok ilegal di wilayah Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, Sungai Ukoi, Kabupaten Sintang kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai penindakan terhadap peredaran rokok tanpa pita cukai selama ini masih terkesan parsial dan belum menyentuh sumber utama distribusi.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim investigasi media, gudang tersebut diduga telah lama beroperasi secara tertutup dan menjadi tempat penampungan rokok tanpa pita cukai sebelum didistribusikan ke berbagai daerah di Kabupaten Sintang dan wilayah sekitarnya.

 

Seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi mengungkapkan bahwa aktivitas di sekitar gudang tersebut sudah cukup lama diketahui masyarakat sekitar. Namun hingga kini, menurutnya, belum terlihat adanya tindakan tegas terhadap fasilitas penyimpanan yang diduga berkaitan dengan peredaran rokok ilegal tersebut.

 

“Gudang itu sudah lama ada. Warga juga sering mendengar kabar penangkapan rokok ilegal di beberapa tempat, tetapi gudang yang diduga menjadi tempat penampungan seperti ini masih terlihat berdiri,” ujar warga tersebut kepada media, Selasa (10/3/2026).

 

Menurutnya, masyarakat menjadi bertanya-tanya mengenai efektivitas penindakan yang dilakukan aparat. Pasalnya, meskipun razia terhadap rokok ilegal kerap diberitakan, peredaran rokok tanpa pita cukai masih cukup mudah ditemukan di pasar tradisional maupun warung-warung kecil.

 

“Razia memang sering kita dengar, bahkan ada penangkapan barang. Tapi rokok tanpa pita cukai masih banyak dijual bebas di warung atau pasar. Itu yang membuat masyarakat bingung,” katanya.

 

Warga berharap aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada penyitaan barang dalam jumlah kecil di tingkat pengecer, melainkan juga menelusuri jalur distribusi hingga fasilitas penyimpanan yang diduga menjadi pusat peredaran rokok ilegal.

Menurut mereka, penindakan yang menyasar gudang penampungan dan pihak yang diduga menjadi pemodal utama sangat penting untuk memutus rantai distribusi barang ilegal tersebut.

 

“Kalau memang terbukti menjadi tempat menyimpan atau menimbun rokok ilegal, tentu harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak hanya barangnya yang disita, tetapi gudang dan pihak yang terlibat juga harus ditindak,” tegas warga tersebut.

 

Peredaran rokok ilegal merupakan pelanggaran serius dalam sektor cukai karena berdampak langsung terhadap penerimaan negara. Rokok tanpa pita cukai dinilai merugikan negara dari sisi penerimaan pajak sekaligus menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat bagi produsen rokok yang menjalankan usaha secara legal.

 

Ketentuan mengenai larangan produksi, distribusi, hingga penjualan barang kena cukai tanpa pita cukai telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

 

Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa setiap orang yang menawarkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai tanpa pita cukai dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 54 UU Cukai, yakni pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun serta denda paling sedikit dua kali hingga sepuluh kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

 

Sementara itu, Pasal 55 UU Cukai juga mengatur bahwa setiap orang yang menimbun, menyimpan, memiliki, atau menguasai barang kena cukai yang diketahui berasal dari tindak pidana cukai dapat dikenakan pidana penjara dengan ancaman yang sama serta denda berlipat dari nilai cukai yang tidak dibayarkan.

 

Selain itu, Pasal 56 UU Cukai menyebutkan bahwa setiap pihak yang membantu atau turut serta dalam peredaran barang kena cukai ilegal juga dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan perundang-undangan.

 

Tidak hanya itu, aktivitas distribusi barang tanpa izin usaha juga dapat berkaitan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, yang mewajibkan setiap pelaku usaha menjalankan kegiatan perdagangan secara sah serta memiliki izin usaha yang berlaku.

 

Dorongan Penindakan Menyeluruh

Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum, termasuk instansi terkait seperti Bea dan Cukai, kepolisian, serta pemerintah daerah, dapat melakukan penindakan secara menyeluruh terhadap jaringan distribusi rokok ilegal.

 

Penindakan yang tidak hanya menyasar pengecer, tetapi juga menelusuri rantai distribusi hingga pemilik gudang dan pemodal utama di balik peredaran rokok ilegal dinilai penting untuk memberikan efek jera.

Selain itu, langkah tersebut juga dianggap sebagai upaya melindungi penerimaan negara dari sektor cukai yang selama ini menjadi salah satu sumber penting dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait, termasuk Bea dan Cukai, Polres Sintang, serta Pemerintah Kabupaten Sintang terkait dugaan keberadaan gudang penyimpanan rokok ilegal di kawasan Sungai Ukoi tersebut.

 

Apabila dugaan tersebut terbukti, masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

 

Sumber: Tim Investigasi

Red/Tim*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Dijual Bebas di Tengah Kota Pontianak, Miras Kadar Tinggi Beredar Tanpa Izin Resmi!

    Diduga Dijual Bebas di Tengah Kota Pontianak, Miras Kadar Tinggi Beredar Tanpa Izin Resmi!

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | Pontianak, Kalimantan Barat — Dugaan praktik penjualan minuman beralkohol berkadar tinggi tanpa izin resmi kembali mencuat di Kota Pontianak. Hasil investigasi tim media menemukan minuman keras bermerek Iceland Vodka dengan kadar alkohol mencapai 40 persen dijual bebas di sejumlah warung di sepanjang Jalan Ampera, kawasan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Kota.   Pantauan langsung […]

  • Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

    Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    WPNews – Pada artikel ini, kami akan membahas berbagai elemen yang biasa digunakan dalam artikel, termasuk heading, tabel, kutipan, dan lainnya. Artikel ini juga bertujuan untuk memberikan contoh penggunaan elemen-elemen HTML seperti h1, h2, h3, h4, h5, h6, serta struktur daftar dan kode. Pengantar Elemen-elemen ini adalah bagian penting dari sebuah artikel karena membantu memperjelas […]

  • SIDANG KE-10: JPU TUNTUT 2 TAHUN, TERDAKWA TETAP DITAHAN — IBU KANDUNG: SETELAH 3 TAHUN MENUNGGU, APAKAH INI KEADILAN

    SIDANG KE-10: JPU TUNTUT 2 TAHUN, TERDAKWA TETAP DITAHAN — IBU KANDUNG: SETELAH 3 TAHUN MENUNGGU, APAKAH INI KEADILAN

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | PONTIANAK, Selasa 22 September 2026 — Perkara dugaan pemalsuan akta kelahiran yang telah berjalan lebih dari tiga tahun memasuki babak penting. Dalam sidang ke-10 dengan agenda pembacaan tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan terdakwa Syarif Taufik Akbar terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Memberikan Keterangan Palsu Ke Dalam Suatu Akta […]

  • Proyek APBD 2026 oleh CV. Putra Dua Saudara di Pontianak Utara Jadi Sorotan, Jalan Rabat Beton Baru Selesai Sudah Retak

    Proyek APBD 2026 oleh CV. Putra Dua Saudara di Pontianak Utara Jadi Sorotan, Jalan Rabat Beton Baru Selesai Sudah Retak

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | PONTIANAK – Proyek pembangunan jalan rabat beton di Jalan Kebangkitan Nasional, Gang Bentasan 3 Jalur 1, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, menjadi sorotan masyarakat setelah kondisi fisik jalan yang baru selesai dikerjakan dilaporkan telah mengalami keretakan di sejumlah titik.(3/7/2026). Proyek yang bersumber dari APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2026 tersebut diketahui memiliki nilai […]

  • Gus Yasin Apresiasi Program Unggulan Ganjar-Mahfud: Beri Insentif Guru Agama

    Gus Yasin Apresiasi Program Unggulan Ganjar-Mahfud: Beri Insentif Guru Agama

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    WPNews – Pada artikel ini, kami akan membahas berbagai elemen yang biasa digunakan dalam artikel, termasuk heading, tabel, kutipan, dan lainnya. Artikel ini juga bertujuan untuk memberikan contoh penggunaan elemen-elemen HTML seperti h1, h2, h3, h4, h5, h6, serta struktur daftar dan kode. Pengantar Elemen-elemen ini adalah bagian penting dari sebuah artikel karena membantu memperjelas […]

  • PLASMA SEPUK LAUT: TARGET 200 HEKTARE, KINI BARU 53 HEKTARE — KESEPAKATAN JANGAN BERHENTI DI ATAS KERTAS

    PLASMA SEPUK LAUT: TARGET 200 HEKTARE, KINI BARU 53 HEKTARE — KESEPAKATAN JANGAN BERHENTI DI ATAS KERTAS

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Dari Meja Pemerintah, Berita Acara, hingga Lapangan: Masyarakat Berhak Menagih Kepastian KALBARFAKTA.Com —KUBU RAYA Sabtu 14 September 2026 Kalimantan Barat , Persoalan pembangunan kebun plasma masyarakat Desa Sepuk Laut, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, memasuki babak yang semakin serius. Sebab, berdasarkan informasi terbaru yang diterima Humas DPP LPM Kalbar, realisasi pembangunan plasma hingga saat […]

expand_less PAGE TOP