Breaking News
light_mode
Trending Tags

HAK SANGGAH BUKAN GANGGUAN, AKADEMISI DUKUNG LANGKAH PT KEMBAR JAYA ABADI KAWAL TENDER IAIN PONTIANAK

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

Pengawasan Publik Dinilai Penting untuk Menjaga Integritas Proyek APBN Rp37,35 Miliar dan Memastikan Proses Tender Berjalan Transparan, Akuntabel, serta Kompetitif

KALBARFAKTA.Com —PONTIANAK 8 Juni 2925 Kalimantan Barat  Langkah PT Kembar Jaya Abadi (KJA) mengawal proses Tender Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun (Design & Build) Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu dan Layanan Akademik IAIN Pontianak Tahun Anggaran 2026 mendapat apresiasi dan dukungan dari kalangan akademisi, pemerhati jasa konstruksi, serta pegiat transparansi pengadaan di Kalimantan Barat.

Mereka menilai penggunaan hak sanggah oleh peserta tender merupakan bagian dari mekanisme pengawasan yang sah, konstitusional, dan justru diperlukan untuk memastikan setiap proses pengadaan yang menggunakan anggaran negara berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, persaingan sehat, dan keadilan.

Proyek pembangunan Gedung Kuliah Terpadu dan Layanan Akademik IAIN Pontianak dengan nilai pagu mencapai Rp37,35 miliar bukan sekadar pekerjaan konstruksi biasa. Proyek tersebut merupakan investasi negara dalam pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Kalimantan Barat. Karena itu, proses pemilihannya harus mampu menjawab standar integritas yang tinggi dan terbuka terhadap pengawasan publik.

Akademisi dan pengamat kebijakan publik Kalimantan Barat, Dr. Hendra Wijaya, menegaskan bahwa hak sanggah bukan instrumen untuk menghambat pembangunan, melainkan bagian dari sistem pengendalian yang sengaja dibangun dalam regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Negara memberikan ruang sanggah agar setiap peserta dapat menguji objektivitas proses evaluasi. Ketika hak tersebut digunakan secara profesional dan berbasis dokumen, maka itu merupakan kontribusi terhadap perbaikan sistem, bukan bentuk perlawanan terhadap pembangunan,” ujarnya.

Menurutnya, proyek yang akan menjadi aset negara selama puluhan tahun harus lahir dari proses yang bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun administrasi.

Senada dengan itu, Pemerhati Jasa Konstruksi Kalimantan Barat, Ir Hery Syamsuri , menyatakan bahwa keberanian PT Kembar Jaya Abadi mengajak publik ikut mengawasi jalannya proses tender patut diapresiasi sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pengadaan yang sehat.

Ia menilai, dalam era keterbukaan informasi saat ini, proyek yang menggunakan dana APBN tidak boleh hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga harus mampu menunjukkan bahwa seluruh proses yang dilalui berlangsung secara profesional, objektif, dan bebas dari konflik kepentingan.

“Publik tidak hanya berhak mengetahui siapa pemenang tender. Publik juga berhak mengetahui bahwa proses evaluasi dilakukan secara adil dan menghasilkan penyedia yang benar-benar memiliki kemampuan terbaik. Di situlah pentingnya transparansi dan pengawasan publik,” tegasnya.

Menurut Ir Hery Syamsuri  , sejarah berbagai kasus hukum proyek pemerintah di Indonesia menunjukkan bahwa persoalan sering kali berawal dari tahapan pengadaan yang tidak mendapatkan pengawasan memadai sejak awal. Karena itu, setiap bentuk kontrol yang dilakukan melalui mekanisme resmi harus dipandang sebagai upaya memperkuat sistem, bukan melemahkannya.

“Jika seluruh proses telah dilakukan sesuai ketentuan, maka pengawasan publik justru akan memperkuat legitimasi hasil tender. Namun apabila terdapat kekeliruan administratif atau teknis, maka mekanisme sanggah menjadi ruang koreksi yang sangat penting sebelum proyek berjalan lebih jauh,” katanya.

Para akademisi juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan tidak hanya diukur dari berdirinya sebuah gedung, tetapi juga dari kualitas tata kelola yang melahirkan proyek tersebut. Sebuah bangunan yang megah akan kehilangan makna apabila proses pengadaannya menyisakan pertanyaan publik yang tidak pernah dijawab secara tuntas.

Oleh karena itu, mereka berharap seluruh pihak yang terlibat dalam proses tender dapat menjunjung tinggi profesionalisme, independensi, dan integritas, serta merespons setiap masukan dan sanggahan secara terbuka dan argumentatif sesuai ketentuan yang berlaku.

Dukungan terhadap langkah PT Kembar Jaya Abadi dinilai mencerminkan meningkatnya kesadaran dunia usaha konstruksi untuk terlibat aktif dalam membangun budaya pengadaan yang lebih transparan dan akuntabel. Dalam konteks tersebut, hak sanggah bukanlah gangguan terhadap pembangunan, melainkan bagian dari instrumen demokratis yang disediakan negara untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penggunaan uang rakyat.

Pada akhirnya, proyek APBN senilai Rp37,35 miliar ini bukan hanya menjadi ujian bagi para peserta tender, tetapi juga menjadi ujian bagi komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga integritas pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Sebab dalam setiap rupiah uang negara yang dibelanjakan, terdapat amanah publik yang wajib dijaga. Dan dalam setiap proses pengadaan yang transparan, terdapat fondasi kepercayaan yang akan menentukan kualitas pembangunan itu sendiri.

Editor Note: “Transparansi tidak pernah menjadi ancaman bagi proses yang benar. Sebaliknya, transparansi adalah benteng terkuat bagi integritas pengadaan dan perlindungan terhadap uang rakyat.”

Tim : liputan

Redaksi : Adi Hasan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asap Karhutla Kepung Pontianak, TRC DPP LPM Bergerak: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri

    Asap Karhutla Kepung Pontianak, TRC DPP LPM Bergerak: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KALBARFAKTA.Com —PONTIANAK 22 Agustus 2026 Kalimantan Barat ,  Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman bagi masyarakat. Ketika asap mulai menyelimuti ruang hidup warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) DPP Laskar Pemuda Melayu (LPM) memilih turun langsung ke lapangan. Dipimpin Komandan TRC DPP LPM Ruddy H, tim membagikan masker kepada masyarakat di […]

  • Air Tak Mengalir Hampir Dua Pekan, Warga Ampera Raya Pertanyakan Tanggung Jawab Negara atas Hak Air Bersih

    Air Tak Mengalir Hampir Dua Pekan, Warga Ampera Raya Pertanyakan Tanggung Jawab Negara atas Hak Air Bersih

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Air Tak Mengalir Hampir Dua Pekan, Warga Ampera Raya Pertanyakan Tanggung Jawab Negara atas Hak Air Bersih KALBARFAKTA.COM —Kubu Raya, 27 Januari 2026 Kalimantan Barat , Krisis air bersih yang dialami warga Desa Ampera Raya, Kabupaten Kubu Raya, selama hampir dua pekan terakhir bukan lagi sekadar persoalan teknis. Terhentinya distribusi air PDAM Kubu Raya tanpa […]

  • DPP LASKAR PEMUDA MELAYU (LPM) KALIMANTAN BARATDPP LPM Kalbar Mengucapkan Selamat Milad ke-9 Satria Pembela Melayu

    DPP LASKAR PEMUDA MELAYU (LPM) KALIMANTAN BARATDPP LPM Kalbar Mengucapkan Selamat Milad ke-9 Satria Pembela Melayu

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DPP LASKAR PEMUDA MELAYU (LPM) KALIMANTAN BARATDPP LPM Kalbar Mengucapkan Selamat Milad ke-9 Satria Pembela Melayu KALBARFAKTA.Com —Pontianak 23 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Satria Pembela Melayu (SPM) atas peringatan Milad ke-9, sebagai momentum memperkuat persaudaraan, persatuan, serta […]

  • Diduga Tak Miliki Izin AMDAL, Aktivitas CV Aman Jaya Ganggu Warga Sungai Ambawang!

    Diduga Tak Miliki Izin AMDAL, Aktivitas CV Aman Jaya Ganggu Warga Sungai Ambawang!

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | Kubu Raya, Kalimantan Barat | 11 Januari 2026 — Aktivitas pengolahan kayu garu yang diduga dikelola oleh CV Aman Jaya menuai keluhan serius dari masyarakat di sekitar lokasi usaha yang beralamat di Jalan Trans Kalimantan, RT 014 RW 010, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Perusahaan tersebut diduga belum mengantongi izin […]

  • Haul Perdana Abdul Rasyid dan Maisalamah Berlangsung Khidmat, Ratusan Jemaah Padati Parit Ayub

    Haul Perdana Abdul Rasyid dan Maisalamah Berlangsung Khidmat, Ratusan Jemaah Padati Parit Ayub

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | KUBU RAYA – Ratusan jemaah tumpah ruah memenuhi halaman kediaman keluarga besar Abdul Rasyid bin M. Ali. di Parit Ayub, Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya mereka hadir dalam rangka peringatan Haul Perdana Abdul Rasyid dan maisalamah, Sabtu (07/02/26) malam. Majelis sholawat ini dipimpin oleh Ustaz Lahzami, serta dihadiri oleh […]

  • MUBES LPM 2025: DPP LPM Kokoh di Garda Terdepan Meneguhkan Peran Sosial, Ekonomi, UMKM, Politik, dan Amanat UUD 1945

    MUBES LPM 2025: DPP LPM Kokoh di Garda Terdepan Meneguhkan Peran Sosial, Ekonomi, UMKM, Politik, dan Amanat UUD 1945

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    MUBES LPM 2025: DPP LPM Kokoh di Garda Terdepan Meneguhkan Peran Sosial, Ekonomi, UMKM, Politik, dan Amanat UUD 1945 KALBARFAKTA.COM—Pontianak  7 Desember 2025 Kalimantan Barat Musyawarah Besar (MUBES) LPM 2025, Dewan Pimpinan Pusat Laskar Pemuda Melayu (DPP LPM) kembali menegaskan bahwa eksistensinya di Kalimantan Barat bukan seremonial. LPM hadir sebagai kekuatan nyata yang bekerja di […]

expand_less PAGE TOP