Breaking News
light_mode
Trending Tags

Diduga Langgar Norma dan Etika Jabatan, Oknum Kades di Ketapang Jadi Sorotan Publik dan Tokoh Adat!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

Kalbarfakta.com | KETAPANG – Dugaan skandal perselingkuhan yang menyeret seorang oknum kepala desa di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, memicu polemik di tengah masyarakat. Peristiwa yang disebut-sebut melibatkan seorang kepala desa berinisial HT tersebut kini menjadi perhatian publik setelah keluarga istri sah serta sejumlah warga menuntut agar yang bersangkutan segera diberhentikan dari jabatannya, Minggu 10 Mei 2026.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut bermula pada 28 Februari 2026 sekitar pukul 23.05 WIB di wilayah Dusun Semadang Kiri, Desa Balai Semadang, Kecamatan Simpang Hulu. Saat itu, seorang Temenggung setempat dikabarkan menerima panggilan telepon dari warga yang meminta dirinya datang ke lokasi kejadian di sebuah rumah warga.

Di lokasi tersebut, oknum kepala desa diduga dipergoki oleh suami dari seorang perempuan yang disebut sebagai pasangan selingkuhannya. Namun ketika aparat adat dan warga tiba di tempat kejadian, oknum kepala desa tersebut disebut sudah tidak berada di lokasi.

Menurut keterangan sejumlah warga, suasana saat itu sempat memanas karena masyarakat berkumpul dalam jumlah banyak. Demi menghindari potensi tindakan anarkis dan upaya main hakim sendiri, tokoh adat bersama beberapa warga kemudian mengambil langkah pengamanan dengan membawa oknum kepala desa tersebut ke tempat yang dianggap lebih aman untuk dilakukan mediasi.

Dalam proses musyawarah yang berlangsung bersama tokoh adat dan sejumlah warga, oknum kepala desa itu disebut menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas hubungan yang terjadi dengan cara menikahi perempuan tersebut. Kesepakatan kemudian diarahkan pada penyelesaian adat serta pemenuhan sejumlah persyaratan yang harus dipatuhi kedua pihak.

Tokoh masyarakat setempat juga disebut meminta agar seluruh persoalan diselesaikan secara adat, termasuk memenuhi ketentuan yang berlaku di kedua desa serta menyelesaikan persoalan keluarga masing-masing sebelum adanya pernikahan.

Namun di tengah proses tersebut, muncul polemik baru setelah beredar informasi bahwa oknum kepala desa diduga telah menikahi perempuan tersebut tanpa sepengetahuan istri sah maupun keluarga inti. Kondisi itu memicu reaksi keras dari pihak keluarga istri sah yang menilai tindakan tersebut telah melanggar kesepakatan awal serta mencederai kehormatan keluarga.

Pihak keluarga juga menyebut hingga saat ini belum terdapat proses perceraian resmi antara oknum kepala desa dengan istri sahnya. Bahkan menurut informasi yang berkembang di lingkungan keluarga, baik pihak istri maupun oknum kepala desa disebut sama-sama belum menghendaki perceraian.

Persoalan tersebut semakin berkembang setelah muncul tuntutan dari keluarga besar istri sah serta sebagian masyarakat agar pemerintah daerah dan instansi terkait mengambil tindakan tegas terhadap oknum kepala desa tersebut.

“Kepala desa seharusnya menjadi teladan masyarakat, bukan justru terlibat persoalan yang menimbulkan kegaduhan sosial di tengah warga,” ujar salah seorang pihak keluarga.

Selain menjadi sorotan moral dan sosial, kasus ini juga dinilai berpotensi mencederai citra pemerintahan desa serta kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin di tingkat lokal.

Keluarga istri sah juga menyatakan bahwa pernikahan adat yang dilakukan tidak dapat diterima secara keluarga maupun keyakinan agama yang dianut. Mereka menilai persoalan rumah tangga tersebut belum diselesaikan secara sah sebelum adanya keputusan perceraian resmi.

Masyarakat kini berharap Aparat Penegak Hukum (APH), pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten, hingga instansi terkait dapat melakukan pendalaman terhadap persoalan tersebut secara objektif dan proporsional, baik dari aspek dugaan pelanggaran etika jabatan, norma sosial, maupun aturan administrasi pemerintahan desa.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak oknum kepala desa terkait berbagai tudingan yang berkembang di tengah masyarakat tersebut.

 

(Liputan : Th)

Red/Tim*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KARHUTLA KEPUNG KALIMANTAN, ANGGOTA DPD RI SULTAN SYARIF MELVIN ALQADRI ANGKAT BICARA

    KARHUTLA KEPUNG KALIMANTAN, ANGGOTA DPD RI SULTAN SYARIF MELVIN ALQADRI ANGKAT BICARA

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KALBARFAKTA.Com — PONTIANAK 22 Agustus 2026, Kalimantan Barat  Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius di sejumlah wilayah Kalimantan. Kepungan asap bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi menyentuh langsung keselamatan masyarakat, kualitas udara, kesehatan, aktivitas pendidikan, transportasi hingga perekonomian. Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Kalimantan Barat, Sultan Syarif Melvin Alqadri, S.H., meminta pemerintah dan […]

  • Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC

    Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | Sanggau Kalimantan Barat 8 April 2026 — Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia DPC APRI Kabupaten Sanggau menegaskan bahwa isu yang menyeret nama APRI dalam aktivitas tambang di Desa Menjaya adalah tidak berdasar dan menyesatkan Ketua DPC APRI Sanggau Tombang Manalu menegaskan bahwa fakta di lapangan menunjukkan DPC APRI Sanggau justru turun […]

  • Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

    Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    WPNews – Pada artikel ini, kami akan membahas berbagai elemen yang biasa digunakan dalam artikel, termasuk heading, tabel, kutipan, dan lainnya. Artikel ini juga bertujuan untuk memberikan contoh penggunaan elemen-elemen HTML seperti h1, h2, h3, h4, h5, h6, serta struktur daftar dan kode. Pengantar Elemen-elemen ini adalah bagian penting dari sebuah artikel karena membantu memperjelas […]

  • DPN LIDIK KRIMSUS RI Ambil Langkah Tegas, Hentikan Keanggotaan Rabudin Muhammad Demi Jaga Marwah Lembaga!

    DPN LIDIK KRIMSUS RI Ambil Langkah Tegas, Hentikan Keanggotaan Rabudin Muhammad Demi Jaga Marwah Lembaga!

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kalbarfakata.com | Jakarta — 26 November 2025|Dewan Pimpinan Nasional (DPN) LIDIK KRIMSUS RI resmi memberhentikan Rabudin Muhammad dari keanggotaan organisasi. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum LIDIK KRIMSUS RI, Ossie Gumanti, setelah dilakukan evaluasi mendalam mengenai dugaan pelanggaran disiplin, etika, dan tata kelola organisasi yang dinilai dapat merugikan lembaga. Rabudin sebelumnya menduduki posisi sebagai […]

  • Haul Perdana Abdul Rasyid dan Maisalamah Berlangsung Khidmat, Ratusan Jemaah Padati Parit Ayub

    Haul Perdana Abdul Rasyid dan Maisalamah Berlangsung Khidmat, Ratusan Jemaah Padati Parit Ayub

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | KUBU RAYA – Ratusan jemaah tumpah ruah memenuhi halaman kediaman keluarga besar Abdul Rasyid bin M. Ali. di Parit Ayub, Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya mereka hadir dalam rangka peringatan Haul Perdana Abdul Rasyid dan maisalamah, Sabtu (07/02/26) malam. Majelis sholawat ini dipimpin oleh Ustaz Lahzami, serta dihadiri oleh […]

  • DPC LPM Pontianak Utara Gelar Jum’at Berkah dengan Berbagi Makanan untuk Fakir Miskin!

    DPC LPM Pontianak Utara Gelar Jum’at Berkah dengan Berbagi Makanan untuk Fakir Miskin!

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | Pontianak, Kalimantan Barat – Jum’at, 14 November 2025|Laskar Pemuda Melayu (LPM) DPC Pontianak Utara kembali melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah dengan berbagi makanan kepada fakir miskin dan masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC LPM Pontianak Utara, Bapak Muhammad Supandi, didampingi para Ketua PAC di wilayah Pontianak Utara. M. Supandi mengatakan […]

expand_less PAGE TOP