Breaking News
light_mode
Trending Tags

ADHY BLACK BERSAMA LINTAS ORMAS DATANGI PERTAMINA KALBAR, PERTANYAKAN ANTREAN PANJANG BBM DI SPBU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

DEWAN PIMPINAN PUSAT (DPP) LASKAR PEMUDA MELAYU (LPM) KALIMANTAN BARAT

ADHY BLACK BERSAMA LINTAS ORMAS DATANGI PERTAMINA KALBAR, PERTANYAKAN ANTREAN PANJANG BBM DI SPBU

Pertamina Jelaskan Kapal Pengangkut BBM Kandas di Muara Jungkat dan Belum Dapat Merapat ke Depot

KALBARFAKTA.Com —Pontianak, Selasa, 28 Juli 2026 — Panglima Besar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat, Hadi Firmansyah (Adhy Black), bersama Komandan Komando Inti Laskar Lapangan (KILL) DPP LPM Kalbar, Apriansyah (AAF), Ketua DPD LPM Kota Pontianak Ishak, Panglima Ormas Bala Komando Kalimantan Barat, Yayan, serta Panglima Besar SPM (Satria Pembela Melayu), Odeng, mendatangi pihak PT Pertamina wilayah Kalimantan Barat.

Kedatangan para pimpinan organisasi bersama jajaran dan elemen masyarakat tersebut dilakukan untuk meminta penjelasan terkait keluhan masyarakat mengenai antrean panjang kendaraan yang mulai terjadi di sejumlah SPBU.

Berdasarkan aspirasi yang diterima, masyarakat di beberapa titik harus mengantre hingga berjam-jam untuk memperoleh BBM. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat, para pekerja, pengemudi, pelaku usaha, sektor transportasi, serta roda perekonomian yang bergantung pada kelancaran pasokan bahan bakar.

Adhy Black menegaskan bahwa kehadiran LPM bersama organisasi masyarakat bukan untuk mencari konflik ataupun menciptakan kegaduhan, melainkan untuk membawa langsung keluhan masyarakat dan meminta kejelasan mengenai kondisi pasokan serta distribusi BBM di Kalimantan Barat.

> “Kami datang membawa suara masyarakat. Ketika masyarakat harus mengantre hingga berjam-jam di SPBU, tentu ada persoalan yang harus dijelaskan secara terbuka. Masyarakat berhak mengetahui apa yang terjadi, apa penyebabnya, dan kapan pasokan BBM akan kembali normal,” tegas Adhy Black.

Menurutnya, BBM merupakan kebutuhan strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat. Apabila distribusi mengalami gangguan, dampaknya dapat dirasakan secara langsung oleh berbagai sektor, mulai dari transportasi, perdagangan, distribusi barang, kegiatan usaha, hingga aktivitas masyarakat sehari-hari.

> “Masyarakat jangan dibiarkan menunggu dalam ketidakpastian. Jika memang terdapat kendala dalam proses pengiriman atau distribusi, sampaikan secara jujur dan terbuka. Jangan sampai masyarakat hanya menerima informasi yang simpang siur, sementara mereka harus mengantre berjam-jam,” lanjutnya.

PERTAMINA JELASKAN KAPAL PENGANGKUT BBM KANDAS DI MUARA JUNGKAT

Dalam pertemuan tersebut, pihak Pertamina Kalimantan Barat memberikan penjelasan mengenai kondisi yang memengaruhi kelancaran pasokan BBM.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada rombongan, kapal pengangkut BBM mengalami kendala dan kandas di kawasan Muara Jungkat, sehingga kapal belum dapat melanjutkan perjalanan dan merapat ke depot Pertamina untuk melakukan proses pembongkaran serta penyaluran pasokan.

Kondisi tersebut disebut berdampak terhadap jadwal penerimaan dan distribusi BBM ke sejumlah SPBU. Akibat keterlambatan pasokan, antrean kendaraan mulai terlihat di beberapa titik.

Menanggapi penjelasan tersebut, Adhy Black menyatakan bahwa pihaknya memahami adanya kendala teknis dan kondisi lapangan yang dapat terjadi dalam proses pengangkutan. Namun, ia menegaskan bahwa persoalan tersebut harus segera ditangani agar tidak berlangsung terlalu lama dan tidak semakin membebani masyarakat.

> “Kami telah menerima penjelasan bahwa kapal pengangkut BBM kandas di Muara Jungkat sehingga belum dapat merapat ke depot. Kami memahami bahwa kendala di lapangan dapat terjadi. Namun masyarakat tetap membutuhkan kepastian. Penanganan harus dipercepat agar kapal dapat segera ditangani, pasokan kembali masuk ke depot, dan distribusi ke SPBU dapat berjalan normal,” tegas Adhy Black.

Ia meminta agar Pertamina memberikan pembaruan informasi secara terbuka kepada masyarakat mengenai perkembangan penanganan kapal, langkah-langkah yang dilakukan, serta perkiraan waktu normalisasi distribusi BBM.

> “Keterbukaan informasi sangat penting. Jika masyarakat mengetahui kondisi yang sebenarnya dan langkah penanganannya, keresahan dapat diminimalkan. Kami berharap tidak ada informasi yang ditutup-tutupi dan masyarakat memperoleh penjelasan yang jelas,” ujarnya.

AAF: ANTREAN PANJANG BUKAN PERSOALAN KECIL

Komandan KILL DPP LPM Kalbar, Apriansyah (AAF), menegaskan bahwa antrean panjang di SPBU bukan persoalan yang dapat dianggap ringan karena berdampak langsung terhadap kehidupan dan mata pencaharian masyarakat.

> “Di balik setiap kendaraan yang mengantre ada masyarakat yang harus bekerja, mencari nafkah, menjalankan usaha, mengangkut barang, dan memenuhi kebutuhan keluarganya. Karena itu, kami meminta penanganan dilakukan secepat mungkin agar masyarakat tidak terus dirugikan,” tegas AAF.

AAF meminta agar setelah kendala kapal dapat diatasi, Pertamina segera memastikan pasokan BBM kembali disalurkan secara lancar dan merata ke SPBU.

> “Kami akan terus mengawal proses normalisasi. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa pasokan kembali berjalan dan antrean dapat segera terurai. Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut,” tambahnya.

YAYAN: MASYARAKAT BERHAK MENDAPATKAN INFORMASI YANG JELAS

Panglima Ormas Bala Komando Kalimantan Barat, Yayan, menekankan pentingnya keterbukaan informasi agar masyarakat tidak semakin resah akibat beredarnya informasi yang belum tentu benar.

> “Jika terdapat kendala dalam pengiriman atau distribusi, masyarakat harus mendapatkan penjelasan yang jelas. Informasi yang terbuka akan membantu masyarakat memahami kondisi dan menghindari kepanikan maupun pembelian secara berlebihan,” ujar Yayan.

Menurutnya, pihak terkait perlu menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala hingga distribusi kembali normal.

ODENG: PASOKAN HARUS SEGERA KEMBALI NORMAL

Panglima Besar SPM (Satria Pembela Melayu), Odeng, menyampaikan bahwa pihaknya hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami dampak antrean panjang.

> “Kami berharap kendala kapal yang kandas di Muara Jungkat segera dapat ditangani. Setelah itu, pasokan harus segera masuk ke depot dan disalurkan secara lancar serta merata ke SPBU. Masyarakat sudah mengantre berjam-jam dan membutuhkan kepastian,” tegas Odeng.

ISHAK: ASPIRASI MASYARAKAT HARUS DITANGGAPI SERIUS

Ketua DPD LPM Kota Pontianak, Ishak, menyampaikan bahwa keluhan masyarakat harus menjadi perhatian serius dan ditindaklanjuti dengan langkah nyata.

> “Kami datang untuk meminta kejelasan dan solusi. Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan informasi yang simpang siur. Kami berharap Pertamina dapat memberikan pembaruan informasi serta memastikan distribusi kembali berjalan normal,” kata Ishak.

Dalam pertemuan tersebut, LPM Kalbar bersama Bala Komando Kalbar, SPM, serta elemen organisasi masyarakat menyampaikan sejumlah harapan:

1. Mempercepat penanganan kapal pengangkut BBM yang kandas di Muara Jungkat.

2. Memastikan kapal dapat segera merapat ke depot Pertamina dan proses penerimaan pasokan kembali berjalan.

3. Menjamin distribusi BBM ke SPBU di Kalimantan Barat kembali lancar dan merata.

4. Memberikan informasi terbuka dan pembaruan berkala mengenai perkembangan penanganan serta normalisasi pasokan.

5. Melakukan evaluasi dan memperkuat langkah antisipasi agar gangguan serupa tidak kembali menimbulkan antrean panjang.

6. Memastikan masyarakat tidak terus dirugikan akibat keterlambatan distribusi.

Adhy Black menegaskan bahwa seluruh organisasi yang hadir memiliki tujuan yang sama, yaitu mengawal kepentingan masyarakat dan memastikan persoalan distribusi BBM mendapatkan penyelesaian yang jelas.

> “Kami hadir bersama bukan untuk memperkeruh keadaan. Kami datang untuk memastikan suara masyarakat didengar dan persoalan ini mendapatkan solusi. Setelah menerima penjelasan dari Pertamina, kami berharap ada tindakan nyata dan percepatan penanganan agar pasokan BBM segera kembali normal,” pungkas Adhy Black.

DPP LPM Kalbar bersama Komandan KILL, DPD LPM Kota Pontianak, Bala Komando Kalbar, SPM, serta elemen organisasi masyarakat menyatakan akan terus memantau perkembangan penanganan dan normalisasi distribusi BBM.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan pengawalan terhadap kepentingan masyarakat dengan tetap mengedepankan dialog, ketertiban, keterbukaan informasi, serta penyelesaian yang konstruktif.

Tim : Humas DPP LPM Kalbar

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP APRI, DPW APRI Kalbar dan BRIN Gelar Road Show Pembentukan Responsible Mining Community (RMC) di Desa Bangaras

    DPP APRI, DPW APRI Kalbar dan BRIN Gelar Road Show Pembentukan Responsible Mining Community (RMC) di Desa Bangaras

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | Ketapang, 8 Agustus 2026 – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) yang dipimpin Ir. Gatot Sugiharto, bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) APRI Kalimantan Barat yang dipimpin Adi Normansyah didampingi Ir. Hery Syamsuri, serta tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dipimpin Ir. Agus Sumaryanto, M.S.M., melaksanakan Road Show […]

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kontroversi Forum UMKM di Novotel Pontianak, Publik Kritik Penyisipan Agenda Internal Kadin Kalbar oleh Arya Riski KALBARFAKTA.COM—Pontianak, 22 November 2025 — Forum UMKM yang digelar hari ini di Novotel Pontianak seharusnya menjadi wadah netral bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk memperoleh pembinaan, akses permodalan, dan jejaring usaha. Namun, acara ini berubah menjadi sorotan publik […]

  • Dr. Herman Hofi Munawar: Protes Publik Adalah Social Control yang Sah dalam Demokrasi!

    Dr. Herman Hofi Munawar: Protes Publik Adalah Social Control yang Sah dalam Demokrasi!

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | Pontianak, Kalbar – Pengamat kebijakan publik sekaligus pakar hukum, Dr. Herman Hofi Munawar menegaskan bahwa aksi protes yang dilakukan kelompok masyarakat di Markas Polresta Pontianak terkait penanganan dugaan tindak pidana bermuatan SARA harus dipandang sebagai bentuk social control yang sah dalam negara demokrasi.   Hal tersebut disampaikannya kepada media pada Jumat (13/2/2026). Menurutnya, […]

  • Tak Sekadar Turnamen, Proliga 2026 di Pontianak Jadi Momentum Kebangkitan Voli Nasional

    Tak Sekadar Turnamen, Proliga 2026 di Pontianak Jadi Momentum Kebangkitan Voli Nasional

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KALBARFAKTA.COM | Pontianak, Kalimantan Barat — Turnamen bola voli profesional paling bergengsi di Indonesia, Proliga 2026, kembali digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kehadiran ajang ini tidak hanya menjadi agenda penting dalam kalender olahraga nasional, tetapi juga diproyeksikan mendorong geliat ekonomi lokal serta memperkuat posisi Pontianak sebagai salah satu pusat sport tourism di kawasan barat […]

  • ISRAEL PANIK, PERINTAHKAN WARGA SEGERA BERLINDUNG

    ISRAEL PANIK, PERINTAHKAN WARGA SEGERA BERLINDUNG

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    WPNews – Pada artikel ini, kami akan membahas berbagai elemen yang biasa digunakan dalam artikel, termasuk heading, tabel, kutipan, dan lainnya. Artikel ini juga bertujuan untuk memberikan contoh penggunaan elemen-elemen HTML seperti h1, h2, h3, h4, h5, h6, serta struktur daftar dan kode. Pengantar Elemen-elemen ini adalah bagian penting dari sebuah artikel karena membantu memperjelas […]

  • MUBES LPM 2025: DPP LPM Kokoh di Garda Terdepan Meneguhkan Peran Sosial, Ekonomi, UMKM, Politik, dan Amanat UUD 1945

    MUBES LPM 2025: DPP LPM Kokoh di Garda Terdepan Meneguhkan Peran Sosial, Ekonomi, UMKM, Politik, dan Amanat UUD 1945

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    MUBES LPM 2025: DPP LPM Kokoh di Garda Terdepan Meneguhkan Peran Sosial, Ekonomi, UMKM, Politik, dan Amanat UUD 1945 KALBARFAKTA.COM—Pontianak  7 Desember 2025 Kalimantan Barat Musyawarah Besar (MUBES) LPM 2025, Dewan Pimpinan Pusat Laskar Pemuda Melayu (DPP LPM) kembali menegaskan bahwa eksistensinya di Kalimantan Barat bukan seremonial. LPM hadir sebagai kekuatan nyata yang bekerja di […]

expand_less PAGE TOP