Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPP APRI, DPW APRI Kalbar dan BRIN Gelar Road Show Pembentukan Responsible Mining Community (RMC) di Desa Bangaras

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 9 Agu 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar

Kalbarfakta.com | Ketapang, 8 Agustus 2026 – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) yang dipimpin Ir. Gatot Sugiharto, bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) APRI Kalimantan Barat yang dipimpin Adi Normansyah didampingi Ir. Hery Syamsuri, serta tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dipimpin Ir. Agus Sumaryanto, M.S.M., melaksanakan Road Show Pembinaan Penambang Rakyat di Desa Bangaras, Kecamatan Laur, Kabupaten Ketapang, Sabtu (8/8/2026).

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh DPC APRI Kabupaten Ketapang tersebut bertujuan memperkuat pembentukan Responsible Mining Community (RMC) atau Komunitas Pertambangan Rakyat yang Bertanggung Jawab, sebagai upaya mewujudkan pertambangan rakyat yang legal, aman, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

 

Road show dihadiri oleh jajaran pengurus DPP APRI, DPW APRI Kalimantan Barat, tim peneliti BRIN, pengurus DPC APRI Kabupaten Ketapang yang diwakili oleh Ridho, Kepala Desa Bangaras, tokoh masyarakat, serta puluhan penambang rakyat yang tergabung dalam Responsible Mining Community (RMC) dari Kecamatan Laur dan wilayah sekitarnya.

 

Dalam pemaparannya, tim APRI bersama BRIN menjelaskan bahwa Responsible Mining Community (RMC) merupakan wadah pembinaan, edukasi, pendampingan, serta penguatan kapasitas masyarakat penambang agar mampu menerapkan Good Mining Practices (GMP) atau kaidah pertambangan yang baik, aman, legal, produktif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

 

Selain menjadi sumber mata pencaharian masyarakat, pertambangan rakyat memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian daerah serta membuka lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, keberadaan RMC diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif para penambang untuk mengelola sumber daya mineral secara bertanggung jawab, menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan keselamatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pertambangan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Materi yang disampaikan meliputi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), teknik penambangan yang ramah lingkungan, pengelolaan limbah, reklamasi pascatambang, penguatan organisasi kelompok penambang rakyat, perlindungan hukum, hingga strategi legalisasi kegiatan pertambangan rakyat melalui Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

 

Dalam sesi dialog yang berlangsung interaktif, masyarakat penambang menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi, terutama terkait kepastian regulasi, percepatan penetapan WPR, penerbitan IPR, akses pembinaan, serta perlunya dukungan pemerintah dalam mewujudkan pertambangan rakyat yang berkelanjutan.

 

Salah satu pembahasan penting dalam kegiatan tersebut adalah perkembangan penyusunan Peraturan Gubernur Kalimantan Barat tentang IPERA (Iuran Pertambangan Rakyat) yang saat ini masih dalam proses pembahasan di Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Regulasi tersebut diharapkan menjadi instrumen penting dalam memberikan kepastian hukum kepada penambang rakyat sekaligus mendukung tata kelola pertambangan rakyat yang tertib, profesional, dan berkelanjutan.

 

Ir. Gatot Sugiharto menegaskan bahwa pembentukan Responsible Mining Community (RMC) merupakan bagian dari komitmen APRI dalam mendorong legalisasi pertambangan rakyat melalui pendekatan edukasi, pendampingan, riset, serta kolaborasi dengan pemerintah, BRIN, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan.

 

Sementara itu, Ridho selaku perwakilan DPC APRI Kabupaten Ketapang menyampaikan bahwa keberadaan Responsible Mining Community (RMC) diharapkan menjadi wadah pemersatu penambang rakyat dalam membangun budaya pertambangan yang bertanggung jawab, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat kelembagaan penambang rakyat, serta mempererat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan dunia riset.

 

Di sisi lain, Ir. Agus Sumaryanto, M.S.M. menegaskan komitmen BRIN untuk terus mendukung penerapan inovasi dan teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan produktivitas pertambangan rakyat sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan.

 

Melalui road show ini, APRI berharap semakin banyak kelompok penambang rakyat yang memahami pentingnya menjalankan kegiatan pertambangan sesuai prinsip bertanggung jawab, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Dengan demikian, pertambangan rakyat diharapkan menjadi sektor yang berdaya saing, bermartabat, memiliki kepastian hukum, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

 

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh peserta dalam mendukung pembentukan Responsible Mining Community (RMC) di Kecamatan Laur. Model pembinaan ini diharapkan menjadi percontohan bagi pembentukan komunitas penambang rakyat yang bertanggung jawab di berbagai wilayah Kalimantan Barat.

 

 

Tim : Humas Hadi Firmansyah

DPW APRI Kalimantan Barat. 

Red/Tim*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengamat: Kedaulatan Lahan Warga Kalbar Lebih Terancam dari Kebakaran Hutan!

    Pengamat: Kedaulatan Lahan Warga Kalbar Lebih Terancam dari Kebakaran Hutan!

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Pontianak, Kalbar – Pengamat kebijakan publik dan pakar hukum, Dr. Herman Hofi Munawar, menegaskan bahwa kondisi kedaulatan lahan masyarakat pedesaan di seluruh wilayah Kalimantan Barat saat ini berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan. Dalam keterangannya pada Senin, 16 Februari 2026, ia menyebut ancaman terhadap hak atas tanah warga bahkan “lebih berbahaya dari kebakaran lahan di […]

  • Aklamasi Bukan Solusi: KONI Kalbar Harus Melangkah dengan Rasionalitas, Demokrasi, dan Kepatuhan pada AD/ART

    Aklamasi Bukan Solusi: KONI Kalbar Harus Melangkah dengan Rasionalitas, Demokrasi, dan Kepatuhan pada AD/ART

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Aklamasi Bukan Solusi: KONI Kalbar Harus Melangkah dengan Rasionalitas, Demokrasi, dan Kepatuhan pada AD/ART KalbarFakta.Com —Pontianak — 2 Desember 2025 Penantian Tanggal 6 Desember 2025 bukan sekadar agenda Musorprov KONI Kalbar, melainkan titik kritis yang menentukan apakah organisasi ini mampu keluar dari pola lama yang menempatkan kompromi politik di atas integritas organisasi. Pada hari itu, […]

  • Asap Karhutla Kepung Pontianak, TRC DPP LPM Bergerak: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri

    Asap Karhutla Kepung Pontianak, TRC DPP LPM Bergerak: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KALBARFAKTA.Com —PONTIANAK 22 Agustus 2026 Kalimantan Barat ,  Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman bagi masyarakat. Ketika asap mulai menyelimuti ruang hidup warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) DPP Laskar Pemuda Melayu (LPM) memilih turun langsung ke lapangan. Dipimpin Komandan TRC DPP LPM Ruddy H, tim membagikan masker kepada masyarakat di […]

  • Proyek Land Clearing Diduga Gunakan BBM Subsidi, Pengawasan Operasional PT Palma Adinusa Lestari Dipertanyakan!

    Proyek Land Clearing Diduga Gunakan BBM Subsidi, Pengawasan Operasional PT Palma Adinusa Lestari Dipertanyakan!

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | Melawi, Kalimantan Barat — Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di wilayah Kalimantan Barat. Kali ini, aktivitas land clearing dan penimbunan jalan yang berkaitan dengan operasional PT Palma Adinusa Lestari (PAL) di Kecamatan Sayan menjadi sorotan, setelah muncul indikasi penggunaan BBM subsidi dalam kegiatan proyek tersebut. Informasi yang dihimpun(Sumber Terpercaya) […]

  • Dipanggil Klarifikasi Polda Kalbar, Apriansyah Bantah Terlibat Intimidasi Jurnalis: Pelapor Dinilai Tak Selektif Cantumkan Nama!

    Dipanggil Klarifikasi Polda Kalbar, Apriansyah Bantah Terlibat Intimidasi Jurnalis: Pelapor Dinilai Tak Selektif Cantumkan Nama!

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kalbarfakata.com | Pontianak, Kalbar — Pemanggilan Apriansyah oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) terkait dugaan intimidasi dan penghalangan kerja jurnalistik justru memunculkan sorotan serius terhadap akurasi dan kehati-hatian pelapor dalam mencantumkan nama pihak yang dilaporkan. Apriansyah menyatakan keberatan keras dan merasa dirugikan secara moral setelah menerima undangan wawancara klarifikasi dari Polda Kalbar atas dugaan […]

  • Potensi Wisata Sungai Kapuas Menguat, Pengamat Ingatkan Aspek Keselamatan Jetski

    Potensi Wisata Sungai Kapuas Menguat, Pengamat Ingatkan Aspek Keselamatan Jetski

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | PONTIANAK – Pengamat kebijakan publik, Dr. Herman Hofi Munawar, mengapresiasi kehadiran wahana Panorama Jetski di Kota Pontianak sebagai langkah inovatif dalam mengembangkan potensi pariwisata berbasis sungai, khususnya di kawasan Sungai Kapuas.   Menurutnya, keberadaan aktivitas rekreasi jetski tersebut tidak hanya menghadirkan alternatif hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang besar dalam mendorong pertumbuhan […]

expand_less PAGE TOP