Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengadaan Buku Rp 9,8 Miliar TA 2021 Disoal, Publik Desak Kejati Kalbar Periksa CV Aksara Perkasa Pemenang Tender: Diduga Ada Kejanggalan dalam Proses Pengadaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

Pengadaan Buku Rp 9,8 Miliar TA 2021 Disoal, Publik Desak Kejati Kalbar Periksa CV Aksara Perkasa Pemenang Tender: Diduga Ada Kejanggalan dalam Proses Pengadaan

 

KALBARFAKTA.COM—Landak 27 November 2025 Kalimantan Barat  Polemik terkait Pengadaan Buku Informatika dan Tematik Terpadu Tahun Anggaran 2021 pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak memasuki babak baru. Proyek bernilai Rp 9.868.167.000,00 yang dimenangkan oleh CV Aksara Perkasa, perusahaan beralamat di Jl. Flamboyan, Komp. Villa Ria 812, Sanggau, Kalimantan Barat, terus menjadi sorotan tajam publik yang menilai proses tender ini menyimpan terlalu banyak tanda tanya.

Kendati telah berjalan lebih dari tiga tahun, riak kecurigaan terhadap proyek bernilai hampir Rp 10 miliar itu tidak kunjung padam. Sebaliknya, semakin banyak pihak menilai bahwa rangkaian pelaksanaannya patut mendapat atensi serius dari aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar).

Sejumlah Kejanggalan Mengemuka: Publik Pertanyakan Transparansi dan Fairness Tender

Sejumlah aktivis antikorupsi melihat adanya pola yang dianggap tidak lazim dan berpotensi berseberangan dengan prinsip dalam Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Perpres PBJ).

Beberapa poin sorotan publik antara lain:

1. Minimnya Transparansi Dokumen Evaluasi

Publik mengaku sulit mengakses:

berita acara evaluasi teknis,

detail perbandingan penawaran antar peserta,

hingga dasar objektif keputusan penetapan pemenang.

Ketiadaan keterbukaan ini memicu dugaan publik bahwa prosesnya tidak berjalan sebagaimana prinsip transparansi yang diamanatkan Perpres.

2. Dugaan Spesifikasi Mengarah pada Satu Peserta

Sejumlah pengamat menyebut adanya indikasi bahwa spesifikasi teknis maupun kebutuhan volume pengadaan terlihat “terlalu spesifik”. Meski belum terbukti, pola spesifikasi seperti ini sering menjadi indikator awal kemungkinan pengkondisian pemenang.

3. Penetapan Pemenang yang Dinilai Tidak Kompetitif

Dalam sebuah tender bernilai hampir Rp 10 miliar, publik mempertanyakan mengapa kompetisi dan hasil evaluasi tidak dipublikasikan secara jelas.

Padahal kompetisi terbuka merupakan salah satu asas wajib dalam Perpres PBJ.

4. Minimnya Keterangan dari Dinas Pendidikan Landak

Hingga kini, tidak ada penjelasan resmi mengenai:

alasan menetapkan CV Aksara Perkasa sebagai pemenang,

bagaimana evaluasi dilakukan,

atau bagaimana pengawasan mutu dan distribusi buku dijalankan.

Ketiadaan penjelasan justru memperkuat dugaan publik bahwa ada sesuatu yang perlu diperiksa lebih jauh.

Aktivis: “Kejati Kalbar Jangan Diam. Kejar CV Aksara Perkasa, Periksa Seluruh Alur Tender!”

Sorotan paling keras datang dari aktivis antikorupsi dan pegiat transparansi anggaran di Kalimantan Barat.

Salah satu aktivis menyatakan:

> “Kami mendesak Kejati Kalbar turun tangan. Kejar CV Aksara Perkasa, periksa dokumen tender, cek alur evaluasi. Ini uang pendidikan, bukan proyek bebas aturan. Jika ada kejanggalan, bongkar sampai ke akar.”

Aktivis lainnya menambahkan bahwa proyek pendidikan selalu rawan diselewengkan jika tidak diawasi secara ketat karena:

volume barang besar,

proses distribusi sering sulit diverifikasi,

dan spesifikasi teknis mudah dimanipulasi.

UU Tipikor Jadi Sorotan: Jika Ada Penyalahgunaan Kewenangan, Bisa Masuk Kategori Pidana

Pakar hukum menegaskan bahwa setiap dugaan:

penyalahgunaan wewenang,

pengaturan pemenang tender,

tindakan yang menguntungkan pihak tertentu,

hingga potensi kerugian negara,

dapat bersinggungan langsung dengan pasal dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

Meski belum ada temuan hukum, banyak pihak menilai bahwa Kejati Kalbar perlu membuka pemeriksaan awal untuk memastikan apakah proses pengadaan TA 2021 tersebut benar bebas dari praktik koruptif.

Publik Desak Pemeriksaan Total: Audit Dokumen, Cek Lapangan, Telusuri Hubungan Kepentingan

Masyarakat dan pemerhati anggaran menuntut agar Kejati Kalbar melakukan langkah-langkah konkret, termasuk:

1. Audit seluruh dokumen penawaran CV Aksara Perkasa

Mulai dari RAB, spesifikasi, komponen harga, hingga kesesuaian dengan aturan PBJ.

2. Pemeriksaan independen terhadap distribusi dan mutu buku

Untuk memastikan apakah volume, waktu, dan kualitas barang sesuai kontrak.

3. Penelusuran potensi hubungan kedekatan atau konflik kepentingan

Termasuk apakah ada pihak panitia pengadaan yang memiliki hubungan personal atau kepentingan tertentu.

4. Validasi seluruh tahapan proses evaluasi

Untuk memastikan keputusan pemenang dibuat berdasarkan kompetisi sehat, bukan pengkondisian.

Diamnya Dinas Pendidikan Landak Disorot: Publik Tuntut Buka Data

Ketiadaan respons resmi dari Dinas Pendidikan Landak—baik mengenai proses tender, dasar evaluasi, maupun realisasi di lapangan—semakin memperkuat sikap publik bahwa proyek senilai hampir Rp 10 miliar ini harus diperiksa secara menyeluruh oleh aparat penegak hukum.

Penutup: Publik Menunggu Langkah Tegas Kejati Kalbar

Kasus ini telah menyeret perhatian masyarakat luas karena menyangkut anggaran pendidikan, sektor yang seharusnya dilindungi dan dimaksimalkan untuk kepentingan generasi muda.

Oleh karena itu, desakan agar Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat mengusut tuntas, termasuk memeriksa CV Aksara Perkasa, menjadi semakin kuat dan tidak bisa lagi diabaikan.

Publik menunggu kepastian hukum—bukan sekadar janji pengawasan.

 

Tim : investigasi

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP LASKAR PEMUDA MELAYU (LPM) KALIMANTAN BARATDPP LPM Kalbar Mengucapkan Selamat Milad ke-9 Satria Pembela Melayu

    DPP LASKAR PEMUDA MELAYU (LPM) KALIMANTAN BARATDPP LPM Kalbar Mengucapkan Selamat Milad ke-9 Satria Pembela Melayu

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DPP LASKAR PEMUDA MELAYU (LPM) KALIMANTAN BARATDPP LPM Kalbar Mengucapkan Selamat Milad ke-9 Satria Pembela Melayu KALBARFAKTA.Com —Pontianak 23 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Satria Pembela Melayu (SPM) atas peringatan Milad ke-9, sebagai momentum memperkuat persaudaraan, persatuan, serta […]

  • Potensi Wisata Sungai Kapuas Menguat, Pengamat Ingatkan Aspek Keselamatan Jetski

    Potensi Wisata Sungai Kapuas Menguat, Pengamat Ingatkan Aspek Keselamatan Jetski

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | PONTIANAK – Pengamat kebijakan publik, Dr. Herman Hofi Munawar, mengapresiasi kehadiran wahana Panorama Jetski di Kota Pontianak sebagai langkah inovatif dalam mengembangkan potensi pariwisata berbasis sungai, khususnya di kawasan Sungai Kapuas.   Menurutnya, keberadaan aktivitas rekreasi jetski tersebut tidak hanya menghadirkan alternatif hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang besar dalam mendorong pertumbuhan […]

  • KOMANDAN KILL AAF KECAM KERAS RITUAL POTONG BABI DI DPRD KALBAR

    KOMANDAN KILL AAF KECAM KERAS RITUAL POTONG BABI DI DPRD KALBAR

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KOMANDAN KILL AAF KECAM KERAS RITUAL POTONG BABI DI DPRD KALBAR: JANGAN JADIKAN RUMAH RAKYAT RUANG YANG MENGUSIK KEYAKINAN SEBAGIAN RAKYAT! KALBARFAKTA.Com —PONTIANAK  28 Agustus 2026 Kalimantan Barat ,  Komandan Komando Inti Laskar Lapangan (KILL) DPP Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat, Afriansyah, S.Pd., M.Pd., yang akrab disapa Aaf, mengecam keras pelaksanaan ritual pemotongan babi […]

  • Diduga Proyek Drainase Jalan Nirbaya II Jadi Sorotan, Warga Minta PUPR Cek Dugaan Gangguan Ruang Jalan

    Diduga Proyek Drainase Jalan Nirbaya II Jadi Sorotan, Warga Minta PUPR Cek Dugaan Gangguan Ruang Jalan

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | PONTIANAK — Proyek pembangunan drainase irigasi atau saluran pasang surut di Jalan Nirbaya II, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, menjadi sorotan warga setempat pada (1/9/2026). Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 tersebut dipersoalkan warga lantaran proses pencetakan gorong-gorong berbentuk segi empat dilakukan di […]

  • DEWAN PIMPINAN PUSAT (DPP) LASKAR PEMUDA MELAYU (LPM) KALIMANTAN BARAT DPP LPM Kalimantan Barat Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah Melalui Audiensi Bersama Gubernur Kalimantan Barat

    DEWAN PIMPINAN PUSAT (DPP) LASKAR PEMUDA MELAYU (LPM) KALIMANTAN BARAT DPP LPM Kalimantan Barat Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah Melalui Audiensi Bersama Gubernur Kalimantan Barat

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DEWAN PIMPINAN PUSAT (DPP) LASKAR PEMUDA MELAYU (LPM) KALIMANTAN BARAT DPP LPM Kalimantan Barat Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah Melalui Audiensi Bersama Gubernur Kalimantan Barat KALBARFAKTA.Com — Pontianak, 24 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat melaksanakan audiensi resmi dengan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, di Ruang Kerja Gubernur […]

  • Ketua LJK Desak Bupati Ketapang Bongkar Dugaan Perampasan Lahan: Soroti Kelalaian Pengawasan Tambang yang Dinilai Kian Brutal

    Ketua LJK Desak Bupati Ketapang Bongkar Dugaan Perampasan Lahan: Soroti Kelalaian Pengawasan Tambang yang Dinilai Kian Brutal

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Ketua LJK Desak Bupati Ketapang Bongkar Dugaan Perampasan Lahan: Soroti Kelalaian Pengawasan Tambang yang Dinilai Kian Brutal KALBARFAKTA .Com —Ketapang 30 November 2025 Kalimantan Barat  Situasi pengelolaan lingkungan di Kabupaten Ketapang kembali berada di titik merah. Ketua Laskar Jagadilaga Ketapang (LJK), Daniel, secara keras mendesak Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk menghentikan sikap pasif dan segera mengungkap […]

expand_less PAGE TOP