Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dirut Bank Kalbar Rokidi “Mengundurkan Diri”, Namun Tetap Aktif Dampingi Gubernur: Publik Menilai Ada Kejanggalan yang Belum Terjawab!

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Kalbarfakta.com | Pontianak – Sudah tujuh bulan sejak pernyataan pengunduran diri Rokidi sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Kalbar beredar luas di media sosial, namun hingga hari ini Rokidi masih tetap duduk di kursi puncak direksi dan justru semakin sering tampil mendampingi Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Kejanggalan ini menimbulkan tanda tanya besar: apakah Rokidi benar-benar mengundurkan diri, ataukah ada dinamika politik dan kepentingan internal yang belum diungkap ke publik?

 

Mengundurkan Diri Karena Kanker Stadium 3B, Namun Tetap Sibuk Turun ke Lapangan

Pada 29 Maret 2025, Rokidi menyampaikan surat pengunduran diri kepada para pemegang saham Bank Kalbar, termasuk Gubernur Kalbar selaku pemegang saham pengendali. Dalam surat tersebut, ia mengaku mengundurkan diri karena menderita kanker usus besar stadium 3B dan harus menjalani perawatan intensif berdasarkan rekomendasi dokter dari Rumah Sakit Siloam Jakarta.

 

Alih-alih beristirahat atau menjalani perawatan intensif sebagaimana dianjurkan, Rokidi kini terlihat semakin aktif mengikuti rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kalbar—mulai dari acara resmi di Jakarta hingga turun ke daerah seperti Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara. Kehadirannya yang hampir selalu berdampingan dengan Gubernur menimbulkan kesan bahwa dirinya masih menjalankan peran strategis dalam lingkar kekuasaan daerah.

 

Publik Bingung: Surat Mundur Ada, Tapi Keputusannya Tidak Pernah Diproses

 

Hingga hari ini, tidak ada pernyataan resmi baik dari manajemen Bank Kalbar maupun dari Gubernur Kalbar Ria Norsan mengenai kejelasan status pengunduran diri Rokidi. Ketidakjelasan ini memunculkan spekulasi bahwa surat pengunduran diri tersebut mungkin tidak pernah diproses, ditunda, atau bahkan mungkin telah dibatalkan secara diam-diam.

 

“Publik dibuat bingung dengan kegaduhan ini. Sampai hari ini tidak ada kepastian mengenai status pengunduran diri Dirut Bank Kalbar,” ujar seorang pensiunan Bank Kalbar yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (20/11/2025).

 

Padahal, surat tersebut tidak hanya ditujukan kepada Gubernur, tetapi juga kepada seluruh bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat selaku pemegang saham.

 

Ketiadaan klarifikasi resmi membuat ruang publik dipenuhi pertanyaan yang dibiarkan menggantung tanpa jawaban.

Hubungan “Melesat Mesra” dengan Gubernur Baru, Publik Bertanya-Tanya

 

Rokidi selama ini dikenal dekat dengan mantan Gubernur Kalbar, Sutarmidji—yang dalam Pilkada sebelumnya merupakan rival politik Ria Norsan. Oleh karena itu, keputusan Rokidi untuk mundur beberapa bulan setelah kekalahan tokoh yang selama ini dianggap dekat dengannya menimbulkan tanda tanya tersendiri.

 

Namun yang terjadi, hubungan antara Rokidi dan Gubernur baru justru tampak semakin akrab. Hampir di setiap agenda resmi Gubernur, Rokidi tampak hadir, bahkan lebih sering muncul dibanding beberapa kepala OPD.

 

Situasi ini melontarkan pertanyaan,Apakah pengunduran diri tersebut memang tulus, ataukah sekadar manuver politik yang kini berubah haluan?

 

Di internal Bank Kalbar, suasana dikabarkan tidak kalah panas. Sejumlah pegawai mengaku kebingungan karena tidak ada kejelasan mengenai kepemimpinan tertinggi bank daerah tersebut. Bahkan, beberapa pegawai dilaporkan dimutasi setelah dicurigai menyebarkan informasi terkait surat pengunduran diri Rokidi di media sosial.

 

Tidak ada klarifikasi dari manajemen mengenai alasan mutasi tersebut, sehingga dugaan intervensi terhadap aliran informasi internal semakin menguat.

 

“Semua orang di kantor tahu situasinya tidak jelas, tapi tidak ada yang berani bicara. Kami takut dianggap melawan,” ujar seorang pegawai yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

 

34 Tahun Mengabdi, Namun Keputusan Mundur Menimbulkan Misteri

 

Rokidi telah berkarier selama 34 tahun di Bank Kalbar. Ia dilantik sebagai Dirut pada 12 November 2021 dan kembali menjabat untuk periode kedua mulai 12 November 2024 hingga 12 November 2028. Baru memasuki bulan kelima masa jabatan periode keduanya, Rokidi secara mengejutkan menyatakan mundur.

 

Motif pengunduran dirinya—entah murni alasan kesehatan atau dinamika politik—hingga kini masih menjadi misteri yang hanya diketahui oleh Rokidi sendiri.

 

Absennya informasi resmi dari dua pihak paling berkepentingan—Gubernur sebagai pemegang saham pengendali dan manajemen Bank Kalbar sebagai institusi yang dipimpinnya—mendorong tumbuhnya krisis kepercayaan di mata publik. Sebagai bank daerah yang mengusung motto “Bank Punye Kite”, transparansi dan akuntabilitas seharusnya menjadi prinsip dasar yang dijaga, bukan justru diabaikan.

 

Kini publik menanti:

Apakah Gubernur akan memberikan penjelasan?

Apakah manajemen Bank Kalbar akan bersuara?

Atau apakah kasus ini akan kembali hilang dalam senyap tanpa kejelasan?

 

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai status pengunduran diri Rokidi maupun rencana strategis untuk mengatasi gejolak kepercayaan publik.

 

 

Tim investigasi

Red/Tim*

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENJELANG CAP GO MEH DI BULAN SUCI RAMADHAN 1447 H, PANGLIMA BESAR LASKAR PEMUDA MELAYU KALBAR ADHI BLACK SERUKAN KALIMANTAN BARAT TETAP AMAN, DAMAI, DAN MENJUNJUNG TINGGI TOLERANSI

    MENJELANG CAP GO MEH DI BULAN SUCI RAMADHAN 1447 H, PANGLIMA BESAR LASKAR PEMUDA MELAYU KALBAR ADHI BLACK SERUKAN KALIMANTAN BARAT TETAP AMAN, DAMAI, DAN MENJUNJUNG TINGGI TOLERANSI

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    MENJELANG CAP GO MEH DI BULAN SUCI RAMADHAN 1447 H, PANGLIMA BESAR LASKAR PEMUDA MELAYU KALBAR ADHI BLACK SERUKAN KALIMANTAN BARAT TETAP AMAN, DAMAI, DAN MENJUNJUNG TINGGI TOLERANSI KALBARFAKTA.COM—Pontianak 25 Februari 2026 Kalimantan Barat  Menjelang perayaan Cap Go Meh yang menjadi agenda budaya tahunan dan ikon pariwisata di Singkawang serta Pontianak, Panglima Besar Laskar Pemuda […]

  • Dr. Herman Hofi Munawar: Protes Publik Adalah Social Control yang Sah dalam Demokrasi!

    Dr. Herman Hofi Munawar: Protes Publik Adalah Social Control yang Sah dalam Demokrasi!

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | Pontianak, Kalbar – Pengamat kebijakan publik sekaligus pakar hukum, Dr. Herman Hofi Munawar menegaskan bahwa aksi protes yang dilakukan kelompok masyarakat di Markas Polresta Pontianak terkait penanganan dugaan tindak pidana bermuatan SARA harus dipandang sebagai bentuk social control yang sah dalam negara demokrasi.   Hal tersebut disampaikannya kepada media pada Jumat (13/2/2026). Menurutnya, […]

  • Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC

    Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | Sanggau Kalimantan Barat 8 April 2026 — Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia DPC APRI Kabupaten Sanggau menegaskan bahwa isu yang menyeret nama APRI dalam aktivitas tambang di Desa Menjaya adalah tidak berdasar dan menyesatkan Ketua DPC APRI Sanggau Tombang Manalu menegaskan bahwa fakta di lapangan menunjukkan DPC APRI Sanggau justru turun […]

  • Dg. Rizki Ilhamsyah Meneguhkan Literasi sebagai Pilar Pelestarian Budaya Melayu melalui Karya Sastra Cinta Berdarah

    Dg. Rizki Ilhamsyah Meneguhkan Literasi sebagai Pilar Pelestarian Budaya Melayu melalui Karya Sastra Cinta Berdarah

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Dg. Rizki Ilhamsyah Meneguhkan Literasi sebagai Pilar Pelestarian Budaya Melayu melalui Karya Sastra Cinta Berdarah KALBARFAKTA.Com —Mempawah, 11 Juli 2026 ,  Kalimantan Barat — Dalam lintasan sejarah peradaban, kebudayaan merupakan fondasi yang membentuk identitas suatu bangsa. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan arus globalisasi yang semakin cepat telah menghadirkan berbagai kemajuan, namun pada saat yang sama […]

  • 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    WPNews – Pada artikel ini, kami akan membahas berbagai elemen yang biasa digunakan dalam artikel, termasuk heading, tabel, kutipan, dan lainnya. Artikel ini juga bertujuan untuk memberikan contoh penggunaan elemen-elemen HTML seperti h1, h2, h3, h4, h5, h6, serta struktur daftar dan kode. Pengantar Elemen-elemen ini adalah bagian penting dari sebuah artikel karena membantu memperjelas […]

  • Tak Sekadar Turnamen, Proliga 2026 di Pontianak Jadi Momentum Kebangkitan Voli Nasional

    Tak Sekadar Turnamen, Proliga 2026 di Pontianak Jadi Momentum Kebangkitan Voli Nasional

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KALBARFAKTA.COM | Pontianak, Kalimantan Barat — Turnamen bola voli profesional paling bergengsi di Indonesia, Proliga 2026, kembali digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kehadiran ajang ini tidak hanya menjadi agenda penting dalam kalender olahraga nasional, tetapi juga diproyeksikan mendorong geliat ekonomi lokal serta memperkuat posisi Pontianak sebagai salah satu pusat sport tourism di kawasan barat […]

expand_less PAGE TOP