Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengamat: Kedaulatan Lahan Warga Kalbar Lebih Terancam dari Kebakaran Hutan!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

Pontianak, Kalbar – Pengamat kebijakan publik dan pakar hukum, Dr. Herman Hofi Munawar, menegaskan bahwa kondisi kedaulatan lahan masyarakat pedesaan di seluruh wilayah Kalimantan Barat saat ini berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan.

Dalam keterangannya pada Senin, 16 Februari 2026, ia menyebut ancaman terhadap hak atas tanah warga bahkan “lebih berbahaya dari kebakaran lahan di musim kemarau.”


Menurutnya, fenomena mafia tanah bukan lagi sekadar persoalan administratif atau sengketa perdata biasa, melainkan telah berkembang menjadi ancaman sistemik terhadap keberlanjutan ruang hidup masyarakat desa. Ia menilai ekspansi perusahaan perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu faktor dominan yang mempercepat penggerusan hak-hak warga atas tanah.

“Ruang hidup warga secara perlahan tapi pasti terus tersingkirkan, berganti menjadi hamparan perkebunan sawit yang dikelola dengan cara-cara yang jauh dari rasa keadilan,” tegasnya.

Herman Hofi menyoroti pola penegakan hukum yang dinilai tidak konsisten dan cenderung tebang pilih. Ia menyebut kondisi ini sebagai “api dalam sekam” yang berpotensi memicu konflik agraria berkepanjangan.

Ironisnya, kata dia, hukum yang seharusnya menjadi instrumen perlindungan bagi masyarakat lemah justru kerap berubah menjadi alat represif terhadap warga yang mempertahankan hak atas tanah warisan mereka.

Ia memaparkan bahwa sejumlah warga desa yang berupaya mempertahankan lahan kerap berhadapan dengan proses hukum, mulai dari tuduhan penyerobotan hingga pencurian hasil kebun di atas tanah yang mereka klaim sebagai milik sendiri.

“Warga desa dipaksa bungkam oleh sistem yang buta terhadap sejarah kepemilikan lahan,” ujarnya.

Menurutnya, hampir di setiap kabupaten di Kalimantan Barat terdapat keluhan dan tangisan warga yang memohon perlindungan hukum. Namun, respons aparat penegak hukum dinilai belum memberikan rasa keadilan yang memadai.

Ia mengapresiasi keberadaan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tetap konsisten mendampingi warga dalam memperjuangkan hak-hak agraria mereka di tengah keterbatasan sumber daya.

Dalam pernyataannya, Herman juga menyinggung posisi kepala daerah sebagai primus inter pares (yang utama di antara yang setara) di wilayah kabupaten. Ia mempertanyakan keberanian pemerintah daerah dalam menertibkan perusahaan-perusahaan yang diduga beroperasi di luar izin resmi, termasuk di luar Hak Guna Usaha (HGU) yang sah.

“Banyak perusahaan beroperasi di luar izin sah (HGU), namun pemda terkesan tidak berdaya atau sengaja menutup mata,” katanya.

Ia menilai para bupati sebagai pemimpin tertinggi di daerah seharusnya memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk melindungi hak-hak konstitusional warganya. Namun dalam praktiknya, birokrasi daerah kerap terjebak dalam pusaran kompromi yang melemahkan fungsi pengawasan terhadap operasional perkebunan.

Masalah lain yang disorot adalah pengelolaan skema plasma dalam kemitraan perkebunan sawit. Herman menyebut manajemen plasma di sejumlah wilayah dinilai amburadul dan tidak transparan.

Janji kesejahteraan melalui kemitraan, menurutnya, sering kali tidak terealisasi sebagaimana mestinya. Ia menduga terdapat praktik kolusi antara oknum perusahaan dengan segelintir elit desa demi kepentingan pribadi.

“Anggota plasma yang merupakan warga desa asli justru tidak mendapatkan apa-apa. Mereka hanya dijadikan komoditas administratif untuk memenuhi syarat perizinan, sementara keuntungan mengalir ke kantong-kantong tertentu,” tegasnya.

Desakan Reformasi Agraria
Herman menegaskan bahwa tanpa reformasi agraria yang substansial, penegakan hukum yang adil, serta ketegasan pemimpin daerah untuk berdiri di sisi rakyat, konflik agraria di Kalimantan Barat berpotensi terus berulang dan memakan korban.

Ia mengingatkan bahwa keluguan warga desa tidak boleh lagi dijadikan celah bagi segelintir pihak untuk meraup keuntungan di atas penderitaan masyarakat.

“Keluguan warga desa tidak boleh lagi dijadikan modal bagi segelintir pihak untuk meraup kekayaan di atas penderitaan orang lain,” pungkasnya.

Sumber : Dr.Herman Hofi Munawar, SH.,MH.(Pengamat Kebijakan Publik)
Red/Gun*

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KADIN Kalbar Bongkar Manuver Ilegal Arya Rizqi Darsono: Peringatkan KADIN Indonesia Agar Tidak Terjebak dalam Legitimasi Palsu

    KADIN Kalbar Bongkar Manuver Ilegal Arya Rizqi Darsono: Peringatkan KADIN Indonesia Agar Tidak Terjebak dalam Legitimasi Palsu

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KADIN Kalbar Bongkar Manuver Ilegal Arya Rizqi Darsono: Peringatkan KADIN Indonesia Agar Tidak Terjebak dalam Legitimasi Palsu KALBARFAKTA .Com—Pontianak, 17 November 2025 – Konflik internal Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Barat memasuki fase paling krusial. KADIN Kalbar hasil Muprovlub secara terbuka menuding agenda Rapimprov dan pengukuhan pengurus yang digelar oleh Arya Rizqi Darsono sebagai […]

  • Proyek Drainase Nirbaya II Disorot, Respons Dinas PUPR Bidang SDA Dipertanyakan Warga

    Proyek Drainase Nirbaya II Disorot, Respons Dinas PUPR Bidang SDA Dipertanyakan Warga

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | PONTIANAK — Proyek pembangunan drainase irigasi atau saluran pasang surut di Jalan Nirbaya II, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, menjadi sorotan warga. Persoalan tersebut mencuat pada 1 September 2026, menyusul aktivitas pencetakan gorong-gorong berbentuk segi empat yang dilakukan di area pinggir jalan. Warga menilai aktivitas tersebut berpotensi mengganggu pengguna jalan […]

  • Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk

    Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    WPNews – Pada artikel ini, kami akan membahas berbagai elemen yang biasa digunakan dalam artikel, termasuk heading, tabel, kutipan, dan lainnya. Artikel ini juga bertujuan untuk memberikan contoh penggunaan elemen-elemen HTML seperti h1, h2, h3, h4, h5, h6, serta struktur daftar dan kode. Pengantar Elemen-elemen ini adalah bagian penting dari sebuah artikel karena membantu memperjelas […]

  • Haul Perdana Abdul Rasyid dan Maisalamah Berlangsung Khidmat, Ratusan Jemaah Padati Parit Ayub

    Haul Perdana Abdul Rasyid dan Maisalamah Berlangsung Khidmat, Ratusan Jemaah Padati Parit Ayub

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kalbarfakta.com | KUBU RAYA – Ratusan jemaah tumpah ruah memenuhi halaman kediaman keluarga besar Abdul Rasyid bin M. Ali. di Parit Ayub, Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya mereka hadir dalam rangka peringatan Haul Perdana Abdul Rasyid dan maisalamah, Sabtu (07/02/26) malam. Majelis sholawat ini dipimpin oleh Ustaz Lahzami, serta dihadiri oleh […]

  • Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan (kiri) dan Muhaimin Iskandar (kanan) memberikan keterangan pers usai debat calon wakil presiden Pemilu 2024 di JCC, Jakarta

    PKB soal Elektabilitas Anies-Muhaimin Meningkat: Pelan tapi Pasti Bergerak Naik

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    WPNews – Pada artikel ini, kami akan membahas berbagai elemen yang biasa digunakan dalam artikel, termasuk heading, tabel, kutipan, dan lainnya. Artikel ini juga bertujuan untuk memberikan contoh penggunaan elemen-elemen HTML seperti h1, h2, h3, h4, h5, h6, serta struktur daftar dan kode. Pengantar Elemen-elemen ini adalah bagian penting dari sebuah artikel karena membantu memperjelas […]

  • Panglima Besar DPP Laskar Pemuda Melayu Kalbar Hadi Firmansyah (Adhy Black) Kutuk Keras Aksi Brutal WNA, Desak Deportasi Tanpa Toleransi

    Panglima Besar DPP Laskar Pemuda Melayu Kalbar Hadi Firmansyah (Adhy Black) Kutuk Keras Aksi Brutal WNA, Desak Deportasi Tanpa Toleransi

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Panglima Besar DPP Laskar Pemuda Melayu Kalbar Hadi Firmansyah (Adhy Black) Kutuk Keras Aksi Brutal WNA, Desak Deportasi Tanpa Toleransi KALBARFAKTA.Com —Ketapang, 15 Desember 2025 Kalimantan Barat — Aksi penyerangan dan perusakan yang diduga dilakukan oleh belasan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah Desa Pemuatan Batu, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, memicu kemarahan luas. Insiden […]

expand_less PAGE TOP